Komunitas SIJUM

Palu - Hari ini tepat 22 hari dapur umum komunitas SIJUM #MaharaniPeduli buka di Palu, memasak dan mendistribusikan hampir 25.000 bungkus nasi kepada para pengungsi terdampak bencana Gempa, Tsunami dan Likuifasi di Palu, Sigi dan Donggala.




Selain memberikan makanan, komunitas #MaharaniPeduli jg memberikan bantuan dalam bentuk barang, tenda, genset, sembako, perlengkapan bayi, obat-obatan dan juga perlengkapan ibadah.

Selama ini dapur umum #MaharaniPeduli bertempat di desa LangaLeso, yg berjarak jauh dari pengungsian, sehingga pendistribusian dilakukan sampai malam hari.

Besok rencananya team dapur umum #MaharaniPeduli akan memindahkan lokasi dapur umum yang sebelumnya di rumah warga di desa LangaLeso ke lokasi pengungsian di Jono Oge dimana likuifasi yang menghancurkan dan menenggelam rumah penduduk.

"Kami belum tau sampai kapan dapur umum ini masih akan buka, kegiatan kami ini dapat berjalan, atas support donasi dan sedekah terbaik para donatur. Kami belum bisa memprediksi kapan kehidupan para pengungsi ini dapat kembali berjalan normal" sebagaimana yang disampaikan relawan SIJUM #MaharaniPeduli.

(Nidawati, jebejebe.com)

Created at 27 Oktober 2018, 22:32:14
Hits 448
Post Related
Jakarta - Mahasiswa STIKES Surakarta mengadakan penggalangan dana untuk kepedulian bencana gempa, tsunami dan likuifasi yang melanda Palu, Donggala beberapa waktu yang lalu.
Palu - Hari ini tepat 22 hari dapur umum komunitas SIJUM #MaharaniPeduli buka di Palu, memasak dan mendistribusikan hampir 25.000 bungkus nasi kepada para pengungsi terdampak bencana Gempa, Tsunami dan Likuifasi di Palu, Sigi dan Donggala.
Gunung Soputan yang terletak di Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara meletus pada Rabu, 3/10/2018 pukul 08.47 WITA. Pos Pengamatan Gunung Soputan PVMBG melaporkan tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak kawah atau 5.809 m di atas permukaan laut.