DPP PKS mengeluarkan somasi atas beredarnya meme yang merugikan PKS. Tim Advokasi dan Hukum Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) mengeluarkan somasi terhadap pihak-pihak yang dianggap telah menyebarkan meme yang telah merugikan PKS.


Kami Tim Advokasi dan Hukum Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Bertindak untuk dan atas nama DPP PKS dengan ini menyampaikan SOMASI TERBUKA,

Atas beredarnya berbagai meme dengan konten sebagai berikut :
- 1 Maret sebagai Hari Poligami Nasional dengan latar Presiden PKS dan Ketua Majelis Syuro PKS;
- Prabowo menang, Poligami menang berlogo PKS dengan latar Presiden PKS dan Bapak Probowo Subianto;
- Bendera PKS yang diedit dan dipegang oleh salah seorang peserta Flash Mob ibu-ibu PKS menjadi konten kalimat “2 Anak cukup, Satu     Istri tidak cukup”
- Pelesetan PKS, Partai Keadilan Sejahtera menjadi Partai Kesejahteraan Selangkangan.
- dan lain-lain.

Konten-konten tersebut telah beredar di berbagai jejaring Media Sosial (Facebook, Instagram, Twitter dll). Dengan ini kami menegaskan bahwa meme tersebut merupakan fitnah, berita bohong (hoaks) serta serangan terhadap kehormatan Partai, hal mana Partai tidak pernah merilis atau memproduksi atau mempublikasi konten meme tersebut.

Untuk itu kami mensomasi pihak-pihak yang telah memproduksi dan menyebarluaskan konten tersebut agar pemilik media sosial yang menyebarluaskan konten tersebut, meralat dan meminta maaf secara terbuka di akun media sosial yang sama dimana konten tersebut disiarkan.

Beberapa akun di media sosial yang ikut menyebarkan konten fitnah tersebut antara lain:

1. Facebook Ellis Daini : PKS 2 anak cukup, 1 istri tidak cukup
2. Fanspage FB KataKita: mengambil cuplikan dari tulisan Sumanto al Qurtuby (Dosen antropologi King Fahd University)
3. Twitter @kemalarsjad :Prabowo menang, poligami menang.
4. Akun Facebook Yosi

Apabila dalam waktu 1x24 jam sejak Somasi ini dipublikasikan pihak-pihak yang memproduksi dan menyebarluaskan konten tersebut tidak menghapus dan meminta maaf kepada PKS, maka DPP PKS akan melakukan langkah-langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian SOMASI ini kami sampaikan sebagai bentuk peringatan dan pernyataan sikap kami.

Jakarta, 04 Maret 2019


Tim Advokasi dan Hukum DPP PKS

 

Sumber : pks.id

Created at 05 Maret 2019, 12:27:16
Hits 66
Post Related
Jebejebe: Warga Negara Indonesia yang berada di Perancis memenuhi undangan untuk melakukan pemungutan suara pilpres di Kedutaan Indonesia di Paris, Perancis, Sabtu (13/4/2019).
Jebejebe: Majelis Az-Zikra pimpinan Ustaz Arifin Ilham resmi menyatakan dukungannya untuk paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 sebagaimana disampaikan oleh Dewan Penasihat & Pakar Syariah Majelis Az-Zikra Raudl Bahar.
Jebejebe: Dukungan para ulama untuk Prabowo-Sandi membawa satu perpestif baru dalam perpolitikan Indonesia. Selain memberikan dukungan juga memberikan nasehat untuk calon pemimpin negeri ini.