Babu Bajrangi

Mahkamah Agung India pada hari Kamis, 7 Maret 2019 memberikan jaminan pembebasan seorang teroris Babu Bajrangi yang telah membantai 97 Muslim di Gujarat pada 2002.


Bajrangi dijatuhi hukuman seumur hidup oleh pengadilan paska kerusuhan anti Muslim. Jaminan diberikan stelah pemerintah Gujarat memberitahu Mahkamah Agung, sebagai jawaban atas permohonan jaminan yang diajukan Bajrangi tahun lalu, bahwa ia "dalam kondisi buruk". Negara mengatakan kepada pengadilan bahwa Bajrangi diduga menderita kehilangan penglihatan total, disamping penyakit lainnya.

Pada tanggal 23 Januari 2019, Mahkamah Agung telah memberikan jaminan kepada empat orang terpidanan lainnya dalam kasus pembantaian Naroda Patiya; Umeshbhai Surabhai Bharwad, Rajkumar, Padmendrasinh Jaswantsinh dan Hardhad alias Mungda Jila Govind Chhara Parmar.

Pada 20 April 2018, Pengadilan Tinggi Gujarat juga membebaskan 17 orang lainnya, termasuk mantan menteri BJP Maya Kodnani, yang merupakan salah satu perdana menteri yang dituduh dalam pembantaian Naroda Patiya.

Bajrangi, telah memimpin gerombolan teroris Hindutva, yang membakar Muslim lokal dan memperkosa wanita.

Bajrangi sendiri juga membunuh wanita Muslim; Kausar Banu yang sedang hamil dengan membelah perutnya dengan pedang dan kemudian membakar tubuhnya.

Jaminan yang diberikan oleh Mahkamah Agung menuai kritik tajam dari banyak kalangan yang dianggap tidak adil untuk melepaskan seorang teroris yang telah membantai umat Islam di salah satu kerusuhan terburuk di India.

 

Source : The Cognate

 

 

Created at 10 Maret 2019, 10:28:52
Hits 57
Post Related
Jebejebe: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan dia akan mengambil bagian dalam pertemuan puncak ketiga dengan Donald Trump bila AS mempunyai "niat yang baik".
Jebejebe - Mali, Mantan Presiden Maladewa, Mohammad Nasheed, 51 tahun, memenangkan pemilihan umum  dengan mayoritas perolehan  2/3 parlemen sejak kembali dari pengasingan.
Mahkamah Agung India pada hari Kamis, 7 Maret 2019 memberikan jaminan pembebasan seorang teroris Babu Bajrangi yang telah membantai 97 Muslim di Gujarat pada 2002.