Abdel Fattah al-Sisi, Presiden Mesir

Parlemen Mesir mengusul sebuah amandemen yang akan memungkinkan Presiden Abdel Fattah al-Sisi untuk berkuasa sampai 2034.


Pelaksanaan referendum yang belum dikonfirmasi, diperkirakan akan berlangsung tidak lama setelah parlemen mengadakan pemungutan suara pada minggu depan.

Kairo telah memasang spanduk-spanduk yang mendorong pemilih untuk berpartisipasi dalam referendum ini.

Amandemen ini akan meningkatkan peran militer dan meningkatkan kekuasaan presiden atas peradilan.

Pihak opsisi mengecam usulan amandemen ini dan melakukan polling untuk menolak usulan amandemen.

NetBlocks, sebuah kelompok pemantau internet, mengatakan situs web kampanye oposisi diblokir setelah mencapai 60.000 tanda tangan pada Selasa. Pengguna masih dapat mengakses situs web, voiceonline.net, dari luar negeri dan atau melalui jaringan pribadi virtual (VPN) yang memungkinkan mereka untuk mengendalikan kontrol lokal.

Para pendukung al-Sisi mengatakan perubahan diperlukan untuk memberinya lebih banyak waktu untuk menyelesaikan proyek-proyek pembangunan utama dan reformasi ekonomi. Para kritikus mengatakan mereka memusatkan lebih banyak kekuasaan di tangan seorang pemimpin yang dituduh oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia memimpin tindakan keras tanpa henti terhadap kebebasan.

 

Thenational

(sa-jebejebe)

Created at 16 April 2019, 13:47:43
Hits 111
Post Related
Parlemen Mesir mengusul sebuah amandemen yang akan memungkinkan Presiden Abdel Fattah al-Sisi untuk berkuasa sampai 2034.
Khartoum: Militer Sudan menggulingkan Omar Al-Bashir dari kekuasaan setelah berkuasa selama 30 tahun dan memberlakukan keadaan darurat.
Tunisia: Bank Dunia telah menyetujui pinjaman USD 500 juta untuk mendukung reformasi ekonomi di Tunisia, kantor berita negara mengatakan pada hari Kamis.