Jemaah Haji Indo esia

JAKARTA: Jemaah haji Indonesia yang sadar teknologi, tahun ini dapat mengandalkan ponsel pintar mereka untuk mempermudah menunaikan ibadah haji dengan menggunakan aplikasi Haji Cerdas yang diluncurkan oleh Kementerian Agama.




Hanya tersedia untuk pengguna smartphone Android sejak 2016, aplikasi ini tersedia di Google Play Store dan telah diperbarui dari versi sebelumnya dengan lebih banyak fitur di menunya.

"Kami telah menambahkan informasi lebih rinci tentang ziarah itu," kata juru bicara kementerian, Mastuki, kepada Arab News. Para jemaah dapat memperoleh informasi tentang hotel mereka, moda transportasi, dan menu makanan yang akan mereka makan sepanjang perjalanan dengan masuk ke dalam aplikasi, tambahnya.

Dengan memasukkan kode grup penerbangan mereka, para jemaah dapat mengetahui hotel mana yang akan mereka tinggali di Mekkah dan Madinah, bersama dengan peta dan petunjuk online untuk menuju hotel dan informasi tentang fasilitas yang disediakan hotel.

Para jemaah juga dapat memperoleh informasi tentang jenis makanan di menu yang disiapkan untuk mereka pada hari tertentu selama mereka menginap. Mastuki mengatakan ini adalah fitur yang diperbarui yang sebelumnya hanya menunjukkan contoh menu untuk para peziarah.

Fitur lain termasuk prediksi cuaca, jadwal penerbangan, waktu sholat, nilai tukar mata uang, Hajjpedia yang menyediakan daftar istilah Haji, layanan terjemahan bahasa Indonesia-ke-Arab untuk frasa sederhana dan sehari-hari, peziarah harus berkeliling situs suci dan tutorial video tentang bagaimana mereka dapat menggunakan layanan yang disediakan selama ziarah.

Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 10.000 kali dan telah menerima tinjauan yang beragam dari 395 pengguna, di mana 240 memberi aplikasi bintang lima. Beberapa keluhan di ulasan mengatakan layar kadang-kadang menjadi hitam dan putih dan itu masih "terlalu buggy."

"Jemaah juga dapat mengajukan keluhan tentang masalah yang mereka temukan selama ziarah tahun ini dengan masuk ke fitur menggunakan nomor paspor mereka," kata Sri Ilhma Lubis, direktur pelayanan haji, selama peluncuran aplikasi pada 15 Juli.

Mastuki mengatakan di masa depan pemerintah berencana untuk mengintegrasikan data dari portal sistem manajemen haji kementerian serta data dari gelang pintar yang berisi informasi pribadi setiap peziarah ke aplikasi. Menurut data dari kementerian, 81.618 jamaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi pada hari Sabtu dan 13 telah meninggal.

Hingga 221.000 jemaah diperkirakan akan berangkat dari Indonesia tahun ini dan keberangkatan Haji terakhir akan dilakukan pada 14 Agustus.

(sa, jebejebe.com)
ArabNews

Created at 06 Agustus 2018, 17:17:44
Hits 305
Post Related
JAKARTA: Jemaah haji Indonesia yang sadar teknologi, tahun ini dapat mengandalkan ponsel pintar mereka untuk mempermudah menunaikan ibadah haji dengan menggunakan aplikasi Haji Cerdas yang diluncurkan oleh Kementerian Agama.
Panggilan telephone akan menjadi kenangan masa lalu sedangkan generasi milenia mempunyai cara sendiri untuk melakukannya.
Apa yang akan relakan untuk mempertahankan privileg anda selama seminggu?Banyak konsumen yang mengatakan, mereka akan berhenti menggunakan barang-barang peralatan rumah tangga atau meninggalkan hiburan favorit mereka.